Tahapan Pertumbuhan Kognitif Yang Perlu Diketahui!

Kemampuan kognitif adalah sebuah kemampuan anak untuk memperoleh pengetahuan dan maknanya. Kemampuan kognitif sendiri termasuk ke dalam kategori kemampuan motorik yang punya kaitan erat dengan proses mengingat, pengambilan keputusan sampai pemecahan masalah.

Untuk perkembangan kognitif sendiri terdiri dari beberapa tahapan. Anda sebagai ibu baru, wajib mengetahui beberapa tahapan kemampuan kognitif berikut ini.

1. Tahap Sensorimotor

Tahapan ini ini masuk ke range umur antara 18 sampai 24 bulan. Di mana bayi mulai memahami dunia dan mulai berkoordinasi dengan pengalaman sensorik dan tindakan motorik. Perkembangan anak bisa dilihat dari caranya memahami objek dan peristiwa yang ada di dunia secara alami.

2. Tahap Praoperasional

Tahap praoperasional yaitu untuk anak usia 2 sampai 7 tahun. Periode ini anak akan membangun pengalaman tentang dunia dan mulai beradaptasi. Sehingga nantinya setelah akhir tahap, anak akan lebih mudah untuk mempresentasikan peristiwa dan objek serta terlibat dalam permainan simbolik.

3. Tahap Operasional Konkret

Anak usia 7 sampai 11 tahun mengalami tahapan operasional konkret. Dimana anak sudah mulai berpikir dengan lebih terorganisir dan juga rasional. Di sini, anak seperti menemui titik balik utama yaitu ditandai dengan awal pemikiran yang logis.

4. Tahap Operasional Formal

Ini merupakan tahapan terakhir  anak mengalami perkembangan kognitif yaitu mulai 12 tahun sampai anak masuk usia dewasa. Pada tahapan ini anak mulai berpikir secara abstrak dan bisa melakukan manipulasi ide yang ada di kepala tanpa rasa ketergantungan.

Jika anak sudah mulai masuk tahapan remaja ini maka anak sudah bisa berpikir secara kreatif dan menggunakan nalar. Anak juga sudah bisa berpikir secara matematis dan membayangkan hasil dari tindakan yang dilakukan sehingga sudah mulai bisa memahami makna hal yang buruk dan baik.

Jadi jika ada yang bertanya tentang kemampuan kognitif, kemampuan kognitif adalah berfokus pada tahapan-tahapan perkembangan kognitif anak. Ibu wajib mengetahui perkembangan kognitif supaya jika ada perkembangan kognitif anak yang mungkin saja terganggu bisa diketahui lebih dini dan dilakukan solusi pemecahannya.