Tajir Melintir, Ibunda Tasya Farasya Pilih Pakai Jaket Ketimbang Daster Meski Di Rumah

Instagram/ala_instyleTasya Farasya belum lama ini mengunggah videonya di YouTube bersama sang saudari kembar dan ibunda mereka. Tasya pun bertanya-tanya tentang kebiasaan sang bunda.
WowKeren -Tasya Farasya dikenal luas oleh masyarakat sebagai salah satu beauty vlogger tersukses. Bukan hanya soal make-up, Tasya belakangan ini mulai menunjukkan tentang kehidupan pribadi dan keluarganya.

Setelah sering membuat konten bersama sang kembaran, Tasyi Athasyia, kini Tasya turut mengajak ibunya yang bernama Wiwi Alawiyah alias Ala Alatas. Dalam vlog terbaru yang diunggah di YouTube pada Rabu (sixteen/9), Tasya dan tasyi bertanya tentang kebiasaan ibunda mereka.

Awalnya Ala menceritakan kebiasaannya membawa berbagai makanan Indonesia setiap kali pergi ke luar negeri. Selain itu, Ala juga diminta untuk menjawab berbagai macam pertanyaan dari netizen.

Salah satunya tentang kebiasaan Ala selama di rumah yang tak pernah memakai daster seperti kebanyakan wanita seusianya. Menurut Ala, ia memang tak pernah mau memakai daster meskipun sedang bersantai di rumah.

“Pengin lihat bu Ala pakai daster,” ucap Tasya membaca komentar netizen. “Enggak pernah. Anti, anti daster. Saya seumur-umur hidup enggak pernah pakai daster. Apalagi yang batik terus tangannya yang sampai naik. Aduh enggak pernah, ampun,” tutur Ala.

Lebih lanjut, Ala menjelaskan bahwa ia memilih untuk memakai jaket meskipun kegerahan daripada daster. Ala pun menolak tegas ketika diminta untuk memakai daster meskipun hasil pemberian orang lain.

“Gue mendingan disuruh pakai baju apa namanya jaket, kegerahan enggak apa-apa. yang penting gue pakai jaket pakai legging, udah,” tutur Ala. “Jadi jangan coba-coba kasih daster sama aku gitu, merasa baik, enggak. Enggak pernah, enggak bakal dipakai.”

Sementara itu, Ala sendiri dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus sosialita terpandang. Namun Ala wanita berdarah Arab tersebut diketahui berjuang keras menghidupi anak-anaknya sebagai ibu tunggal, sejak sang suami meninggal dunia semasa Tasya dan Tasyi masih berusia four tahun.

(wk/evaa)